Kupang — Turnamen sepak bola mini Camar Cup I mendapat sokongan penuh dari Pemerintah Kota Kupang. Wali Kota Christian Widodo menegaskan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan ajang olahraga tersebut, yang dinilai memiliki dampak ganda: membina karakter generasi muda sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM.

Pernyataan tersebut disampaikan Widodo saat menerima audiensi Panitia Camar Cup I bersama pengurus Karang Taruna Kota Kupang di ruang kerjanya, Kamis (25/6). Turut hadir dalam pertemuan itu Anggota DPRD Kota Kupang Absalom Sine, Ketua Karang Taruna Kota Kupang Felix Roy Hendriques, Ketua Karang Taruna Kelurahan Lasiana Wenty Ndun, serta Ketua Panitia Camar Cup I Alex Ndun beserta jajaran pengurus.

Dalam kesempatan tersebut, Widodo menekankan bahwa kegiatan olahraga yang digagas oleh kalangan muda merupakan investasi sosial bernilai tinggi. Menurutnya, ajang semacam ini tidak semata-mata soal kompetisi dan piala, melainkan juga menjadi wahana untuk menumbuhkan disiplin, sportivitas, jiwa kepemimpinan, serta semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

"Teman-teman Karang Taruna adalah bagian dari Pemerintah Kota Kupang. Karena itu sudah sepantasnya kita terus bersinergi. Jika ada kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat dan anak-anak muda, Pemerintah Kota siap hadir dan mendukung," tegas Widodo.

Orang nomor satu di Kota Kupang itu juga mengapresiasi inisiatif pemuda yang mau mengambil peran aktif dalam kegiatan pembangunan masyarakat. Ia meyakini bahwa energi generasi muda harus diarahkan pada aktivitas yang produktif dan membawa manfaat nyata, termasuk melalui gelaran olahraga yang mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi lokal lewat UMKM.

"Saya senang melihat anak-anak muda mengambil peran dalam kegiatan yang membangun seperti ini. Selain menggerakkan UMKM, olahraga juga menjadi sarana pembentukan karakter. Energi anak muda harus diarahkan pada hal-hal yang produktif dan positif," ujarnya.

Dukungan Wali Kota tidak berhenti pada pernyataan moril semata. Widodo secara konkret menyatakan kesediaannya memberikan bantuan pribadi serta memfasilitasi kebutuhan penyelenggaraan turnamen melalui sumber daya Pemerintah Kota Kupang. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong ruang-ruang kreativitas dan produktivitas generasi muda.

"Saya ingin kegiatan ini berjalan sukses. Selain dukungan pribadi, Pemerintah Kota juga akan membantu fasilitas yang diperlukan. Ini adalah bentuk dukungan kami terhadap kegiatan kepemudaan yang membawa manfaat bagi masyarakat," katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Kupang Absalom Sine menjelaskan bahwa Camar Cup I merupakan bentuk transformasi dari turnamen yang sebelumnya dikenal dengan nama Sitarada Cup. Dalam beberapa tahun terakhir, ajang tersebut telah terbukti menjadi wadah pembinaan olahraga yang efektif sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar melalui partisipasi pelaku UMKM di area pertandingan.

Pada edisi perdana dengan nama baru ini, panitia menargetkan keikutsertaan sekitar 80 hingga 81 tim yang berasal dari Kota Kupang dan sejumlah wilayah di Kabupaten Kupang. Turnamen yang rencananya digelar di Lapangan Sitarda, Kelurahan Lasiana, ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga mini soccer yang kini berkembang pesat di wilayah Nusa Tenggara Timur.