Raksasa teknologi Apple resmi membuka akses uji coba Siri berbasis kecerdasan buatan (AI) kepada masyarakat umum melalui peluncuran iOS 27 Public Beta. Sebelumnya, pembaruan fitur asisten virtual ini hanya terbatas bagi kalangan pengembang saja. Langkah strategis ini menandai fase pengujian skala besar sebelum sistem operasi teranyar tersebut dirilis secara resmi dan global pada September mendatang.
Integrasi teknologi teranyar bertajuk Apple Intelligence membuat asisten suara Siri mengalami peningkatan kemampuan yang signifikan. Tidak lagi sekadar merespons perintah suara sederhana, Siri kini dirancang lebih interaktif layaknya chatbot AI modern. Sistem ini mampu menangkap serta memahami konteks percakapan yang sedang berlangsung dengan cara yang jauh lebih alami.
Keunggulan lain dari pembaruan ini terletak pada kemampuan Siri dalam membaca informasi yang sedang ditampilkan pada layar gawai, sekaligus mengakses data relevan yang disimpan di dalam perangkat. Kolaborasi sistem ini membuat respons yang diberikan menjadi jauh lebih personal dan sesuai dengan kebutuhan pengguna secara real-time.
Selain menyuntikkan kecerdasan baru pada Siri, Apple juga memperluas fungsionalitas pencarian melalui integrasi langsung dengan fitur Spotlight. Pengguna kini tidak hanya dapat menggunakan kolom pencarian untuk menemukan aplikasi atau dokumen, melainkan juga untuk mengajukan berbagai pertanyaan kompleks yang akan dijawab langsung oleh sistem kecerdasan buatan tersebut.