Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) tengah mengembangkan inovasi teknologi mutakhir berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk mendeteksi penyakit pada tanaman lada secara dini. Langkah strategis ini dimatangkan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh tim peneliti di Kampus 1 UNCP pada Sabtu (6/6/2026).
Inovasi yang diberi nama WebSpasial-Intelligence (WebSI) ini mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan berbasis spasial guna mendukung sektor pertanian, khususnya budidaya lada. Pertemuan FGD tersebut melibatkan jajaran dosen peneliti serta mahasiswa untuk menyelaraskan metode kerja, pembagian tugas, dan evaluasi tahapan riset agar berjalan sesuai target.
Ketua pelaksana penelitian, Syafriadi, menjelaskan bahwa koordinasi intensif sangat krusial dalam menyatukan persepsi tim mengenai rancangan sistem dan pengolahan data. Secara teknis, WebSI dikembangkan dengan merekayasa algoritma Spatial-Weighted Support Vector Machine (SVM) yang dikombinasikan dengan sistem pakar demi menghasilkan tingkat akurasi deteksi yang tinggi.
Melalui pendekatan Design Science Research (DSR), riset ini mencakup berbagai tahapan sistematis mulai dari akuisisi data lapangan, validasi label, pengembangan model awal, hingga evaluasi sistem. Integrasi teknologi ini diharapkan mampu menyajikan data digital yang aplikatif dan valid untuk membantu petani mengantisipasi kerusakan tanaman lada mereka sejak awal.