KUPANG — Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Nusa Tenggara Timur (NTT) bersinergi dengan pihak sekolah menggelar sosialisasi pencegahan penyakit Tuberkulosis (TBC) di SMAN 4 Kupang, Kelurahan Oesapa, Kota Kupang. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman generasi muda tentang bahaya TBC sekaligus menekan angka penularannya di masyarakat.
Program bertajuk “Semangat Anak Muda untuk Eliminasi TBC” ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari siswa, siswi, dan tenaga pendidik. Melalui inisiatif ini, para peserta dibekali informasi mendalam mengenai deteksi dini gejala TBC, metode penularan, serta langkah-langkah pengobatan yang tepat secara medis.
Kepala LKC Dompet Dhuafa NTT, Ummi Kalsum Muhammad, menegaskan pentingnya keterlibatan aktif pelajar sebagai komunikator kesehatan di lingkungan keluarga dan sosial mereka. Menurutnya, pemahaman yang benar dari generasi muda dapat membantu memutus rantai penularan TBC secara signifikan karena mereka berinteraksi langsung dengan berbagai kalangan setiap hari.
Dalam sesi edukasi yang berlangsung interaktif tersebut, materi kesehatan dipaparkan langsung oleh Penanggung Jawab Program TBC Puskesmas Oesapa, Lambertus Boro. Ia mengupas tuntas pentingnya diagnosis dini dan kedisiplinan menjalani pengobatan TBC secara konsisten hingga tuntas guna mencegah potensi resistensi obat.
Nilai tambah dari kegiatan ini adalah kehadiran seorang penyintas TBC yang membagikan kisah perjuangannya melawan penyakit tersebut hingga dinyatakan sembuh total. Testimoni ini memberikan perspektif nyata kepada para siswa bahwa TBC adalah penyakit yang dapat disembuhkan dan pasiennya tidak boleh dikucilkan atau diberikan stigma negatif oleh lingkungan sekitar.
Selain pemaparan materi, acara diisi dengan kuis interaktif "Mitos atau Fakta" untuk meluruskan berbagai persepsi keliru terkait penularan TBC yang telanjur beredar di masyarakat. Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, para pelajar diharapkan mampu bertransformasi menjadi agen perubahan yang proaktif dalam menyebarkan informasi kesehatan yang akurat.