Pemerintah Kabupaten Jayapura memberikan apresiasi tinggi kepada tim gabungan yang bergerak cepat menangani kasus dugaan keracunan makanan pasca-konsumsi program makanan bergizi gratis di Distrik Depapre. Sinergi lintas sektor yang melibatkan tenaga medis, TNI, Polri, pemerintah distrik dan kampung, hingga para relawan dinilai berhasil meminimalkan dampak fatal dan mempercepat pemulihan para korban.

Berkat koordinasi taktis di lapangan sejak hari pertama insiden, puluhan pasien langsung mendapatkan pertolongan pertama secara intensif. Korban dirawat secara tersebar di Puskesmas Depapre dan puskesmas sekitarnya, sementara pasien dengan gejala lebih berat segera dievakuasi ke RSUD Yowari untuk mendapatkan perawatan rujukan.

Saat meninjau langsung kondisi para pasien di Puskesmas Depapre pada Rabu (5/8), Bupati Jayapura menyampaikan rasa syukur karena seluruh pasien dapat tertangani dengan baik dan sejauh ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Ia menegaskan bahwa kesigapan petugas di lapangan merupakan bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap keselamatan masyarakat.

Guna mengungkap tabir di balik peristiwa ini, Pemerintah Kabupaten Jayapura kini tengah melakukan koordinasi intensif dengan instansi berwenang untuk menyelidiki penyebab pasti keracunan tersebut. Di tengah proses investigasi yang berjalan, masyarakat diimbau untuk tetap tenang, menjaga kondusivitas, serta tidak menyebarkan informasi spekulatif yang belum terverifikasi kebenarannya.