BANJARMASIN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi menggelar Kejuaraan Loncat Indah 2026 sebagai bagian dari rangkaian Festival Tiga Cabor di Kolam Renang Pelajar Mulawarman. Berlangsung selama tiga hari sejak Minggu hingga Selasa, kompetisi ini mempertemukan puluhan atlet potensial yang mewakili delapan kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan.
Berbeda dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya yang hanya memperebutkan enam nomor, kejuaraan kali ini mengalami peningkatan signifikan dengan mempertandingkan 18 nomor. Technical Delegate Pertandingan, Eka Purnama Indah, menjelaskan bahwa kategori lomba mencakup kelas senior putra-putri (papan 1 meter, 3 meter, dan menara), kelas junior (papan 1 dan 3 meter), hingga kelas pemula untuk nomor papan 1 meter serta tepi kolam.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan, Pebriadin Hafiz, menegaskan bahwa kejuaraan ini merupakan panggung penting untuk meregenerasi atlet. Menurutnya, loncat indah secara historis merupakan cabang olahraga unggulan yang kerap menyumbangkan medali bagi Banua di kancah nasional. Dispora Kalsel berkomitmen mengembalikan kejayaan tersebut melalui pembinaan yang berkelanjutan.
Persaingan ketat di papan loncat pun tersaji hingga hari terakhir kompetisi. Navaro Arfan Wibowo, salah satu atlet muda berbakat, sukses mencuri perhatian setelah menyabet dua medali emas. Navaro mengaku harus berjuang ekstra keras melawan rasa gugup karena harus bersaing ketat dengan rekan satu timnya sendiri asal Kabupaten Tapin, setelah menjalani persiapan intensif selama dua bulan terakhir.
Melalui ajang ini, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kalsel optimistis pembibitan atlet usia dini dapat terus berjalan secara berkesinambungan. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan talenta baru yang siap mengharumkan nama Kalimantan Selatan di berbagai turnamen tingkat nasional maupun internasional pada masa mendatang.