Mengawali geliat olahraga tarung di Bumi Handayani, gelaran Groundfist Vol II siap menghentak Terminal Dhaksinarga, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul pada Sabtu (25/7/2026) sore. Sebanyak 60 petarung tangguh dipastikan bakal menyuguhkan aksi adu teknik dan kekuatan terbaik mereka di atas ring.

Sehari menjelang pertarungan, atmosfer kompetisi kian memanas. Para atlet dari berbagai sasana telah merampungkan proses registrasi yang dilanjutkan dengan sesi face off di Kalahari Resto Wonosari pada Jumat (24/7/2026) sore. Momen saling tatap mata tersebut menjadi penanda kesiapan penuh para kontestan sebelum saling berhadapan secara sportif.

Ketua Panitia Groundfist Vol II, Ahmad Zildan Ardani, menjelaskan bahwa turnamen kali ini menyajikan tiga cabang disiplin bela diri utama, yakni boxing, kickboxing, dan muaythai. Seluruh cabang tersebut dibuka untuk kategori putra maupun putri, memberikan panggung yang setara bagi talenta lokal untuk berkembang.

Di antara puluhan peserta, kehadiran petarung putri berstatus pelajar, Oliv Berta Prastiwi, cukup mencuri perhatian. Menjelang laga, Oliv mengaku telah mempersiapkan diri secara matang melalui latihan fisik intensif serta simulasi tanding (sparing) untuk mengamankan poin kemenangan di kelasnya.

Aspek keselamatan atlet juga menjadi prioritas utama pihak penyelenggara. Seluruh petarung wajib mengenakan kelengkapan pelindung berstandar resmi, mulai dari pelindung kepala hingga kaki. Selain itu, panitia berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gunungkidul guna memastikan penanganan medis yang cepat dan sigap di lokasi pertandingan.