Jaringan radio legendaris tanah air, Prambors, secara resmi mengumumkan langkah strategis dengan bertransformasi menjadi Youth Media and Entertainment Ecosystem. Keputusan besar ini diumumkan dalam perhelatan bertajuk "Prambors Mangkal Lagi Launching Party" yang diselenggarakan di Jakarta pada akhir Juli 2026. Langkah ini diambil sebagai respons adaptif terhadap pergeseran kebiasaan generasi muda yang kini cenderung mengonsumsi konten kreatif secara simultan melalui berbagai platform digital.
Melalui transformasi ini, Prambors tidak lagi membatasi dirinya sebagai stasiun siaran radio konvensional. Mereka kini memperluas jangkauan layanan dengan membangun ekosistem konten yang komprehensif, mencakup produksi video, siniar (podcast), pengelolaan media sosial yang interaktif, hingga penyelenggaraan festival berskala besar. CEO Prambors, Bagus Utama, menegaskan bahwa reposisi ini bertujuan untuk mempertahankan relevansi brand di tengah pesatnya perkembangan zaman dengan menyatukan berbagai medium dalam satu wadah berkumpulnya anak muda.
Salah satu gebrakan yang paling dinanti oleh para pendengar setianya adalah kembalinya program siaran legendaris, "The Dandees". Trio penyiar populer yang terdiri dari Imam Darto, Dimas Danang, dan Kenny Djafar kembali dipersatukan untuk memandu program siaran pagi. Reuni ini dirancang bukan sekadar untuk bernostalgia, melainkan untuk menyajikan format segar yang disesuaikan dengan dinamika dan gaya hidup generasi masa kini.
Era baru penyiaran Prambors ini dijadwalkan mulai mengudara secara penuh pada awal Agustus 2026, ditopang oleh kehadiran platform digital terintegrasi prambors.live. Selain program pagi bersama The Dandees, rangkaian siaran harian akan diisi oleh jajaran program menarik lainnya, seperti Day Time Show bersama Ralvi, program Teng-Go! yang dipandu oleh Julio dan Genus, serta ditutup oleh segmen Night Flight bersama Capt Eda hingga tengah malam.