JAKARTA – Gelanggang Olahraga (GOR) Obe Syaaf di Markas Komando Armada RI, Jakarta Pusat, menjadi saksi keakraban sekaligus persaingan sengit dalam laga eksibisi bulu tangkis pembukaan Pekan Olahraga TNI Angkatan Laut (Poral) 2026. Kehadiran Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) sekaligus legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat, menambah kemeriahan ajang olahraga tahunan tersebut.
Dalam laga pembuka, Taufik Hidayat yang berpasangan dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Prof. Asep Nana Mulyana bertanding melawan Panglima Komando Armada RI (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata yang berduet dengan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Komjen Pol (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus. Pertandingan berlangsung seru hingga akhirnya dimenangkan oleh kubu Taufik dengan skor 15-9. Usai laga, Taufik dengan kelakar khasnya memuji kegigihan sang jenderal bintang tiga TNI AL tersebut.
Kemeriahan tidak berhenti di situ. Pada sesi kedua, peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 tersebut berpasangan dengan Chico Aura Dwi Wardoyo, tunggal putra Pelatnas PBSI yang juga berstatus prajurit aktif TNI AL. Duet ini berhasil mengandaskan perlawanan pasangan Wamendagri Akhmad Wiyagus dan perwakilan Pengprov PBSI DKI Jakarta melalui reli-reli panjang yang menghibur para penonton yang memadati tribun.
Di sela kegiatan, Laksdya TNI Denih Hendrata menegaskan bahwa Poral 2026 bukan sekadar ajang perebutan prestasi di lapangan. Menurutnya, kompetisi ini dirancang secara strategis untuk memperkokoh jiwa korsa, persaudaraan, dan kolaborasi lintas sektoral antara jajaran TNI AL dengan kementerian serta lembaga negara guna memperkuat ketahanan nasional.
Senada dengan hal itu, Taufik Hidayat mengapresiasi langkah TNI AL yang konsisten menjadikan olahraga sebagai budaya kerja yang sehat. Sementara itu, Wamendagri Akhmad Wiyagus menambahkan bahwa pembinaan fisik prajurit dan aparatur negara merupakan salah satu fondasi utama pembangunan sumber daya manusia unggul selaras dengan visi Asta Cita pemerintah.
Ajang Poral 2026 yang berlangsung pada 13–16 Juli ini mencetak sejarah baru karena menyatukan wilayah kompetisi Barat dan Timur yang sebelumnya digelar terpisah. Selain bulu tangkis, turnamen yang dikoordinatori oleh Koarmada RI ini juga mempertandingkan sejumlah cabang olahraga lain seperti sepak bola, tenis lapangan, dan tenis meja di berbagai fasilitas olahraga TNI AL wilayah Jakarta.