PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Makassar telah mencatatkan capaian signifikan dengan menyalurkan pembiayaan modal dan pendampingan kepada 1.356 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Sulawesi Selatan. Pembiayaan tersebut disalurkan melalui program Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) dan ULaMM Syariah.

Selain fokus pada segmen UMKM, PNM kini mengarahkan ekspansi bisnisnya ke Kabupaten Bone. Langkah ini diambil untuk memperkuat kapasitas usaha mikro dan kecil sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di daerah tersebut.

Pimpinan Cabang PNM Makassar, Tazdi Anugrah, menjelaskan bahwa perusahaan turut aktif menyasar segmen ultra mikro di wilayah Bone dan sekitarnya. Hingga saat ini, perseroan tercatat telah melayani 370.570 perempuan prasejahtera melalui program PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) Syariah di Sulsel.

"Capaian ini menjadi bukti komitmen PNM dalam mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan. Kami mengintegrasikan pembiayaan yang mudah diakses dengan pembinaan usaha yang berkelanjutan," ujar Tazdi saat melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Bone, Kamis (25/6/2026).

Menanggapi langkah ekspansi PNM, Pemerintah Kabupaten Bone menyatakan dukungannya terhadap perluasan jangkauan program tersebut. Akses modal yang dipadukan dengan asistensi bisnis dinilai menjadi instrumen penting dalam memperkuat sektor UMKM sebagai penopang utama ekonomi domestik.

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menegaskan perlunya kolaborasi antara regulator daerah dan lembaga pembiayaan seperti PNM untuk menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya pada segmen prasejahtera. Ke depan, pihaknya bersama PNM berencana memperluas jangkauan program guna mencetak lebih banyak pelaku usaha lokal yang mandiri, produktif, dan berdaya saing tinggi.

"Kami sangat mendukung program yang memberikan akses pembiayaan sekaligus pendampingan. Sinergi ini penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Bone," kata Andi Asman.