Memulai tahun ajaran baru dengan kondisi fisik yang prima, puluhan calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 32 Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Ranai. Langkah preventif ini wajib diikuti seluruh peserta didik baru sebelum mereka memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Natuna, Puryanti, menjelaskan bahwa pemeriksaan medis yang berlangsung mulai tanggal 1 hingga 4 Agustus 2026 ini difasilitasi secara gratis oleh pemerintah. Pemeriksaan kesehatan ini dinilai penting untuk memastikan kebugaran fisik siswa serta menjadi acuan dalam pemberian layanan kesehatan selama masa studi mereka di Sekolah Rakyat.
Dari kuota awal sebanyak 90 siswa untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA, saat ini tercatat ada 89 anak yang mengikuti proses seleksi akhir setelah satu calon siswa SD mengundurkan diri. Kendati demikian, Dinas Sosial menegaskan bahwa kekosongan satu kursi tersebut akan segera diisi oleh siswa pengganti agar kuota program tetap terpenuhi secara maksimal.
Penerimaan murid di SR Terintegrasi Natuna memiliki mekanisme khusus yang berbeda dengan sekolah umum. Pemerintah daerah menjaring langsung calon siswa melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), di mana petugas turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi kondisi keluarga miskin dan miskin ekstrem yang berhak menerima akses pendidikan ini.
Sementara itu, Kepala SR Terintegrasi 32 Natuna, Bumi, menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan berkala juga akan menyasar para siswa lama. Agenda pemeriksaan untuk siswa senior tersebut akan dilaksanakan secara bertahap setelah seluruh rangkaian pemeriksaan medis bagi siswa baru dan persiapan MPLS yang dijadwalkan pada Kamis (6/8) rampung dilakukan.