PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kini mengambil langkah strategis untuk memperkuat posisinya di Jawa Barat melalui diversifikasi layanan. Meski dikenal luas sebagai spesialis pembiayaan perumahan, bank pelat merah ini mulai menggarap ekosistem bisnis yang lebih komprehensif, mencakup sektor industri, perhotelan, hingga sektor jasa makanan dan minuman (horeka).
Regional Office Head BTN Kantor Wilayah Jawa Barat, Asvianti Handaru, menegaskan bahwa Jawa Barat merupakan motor penggerak utama bagi pertumbuhan bisnis perseroan. Transformasi ini dilakukan dengan menyasar berbagai sektor ekonomi turunan yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi, tanpa meninggalkan fokus utama pada penyaluran KPR yang telah menjadi kekuatan inti BTN selama ini.
Strategi penetrasi pasar di Jawa Barat dilakukan dengan pendekatan berbasis kewilayahan. Untuk wilayah Jabar 1 yang mencakup Bekasi hingga Karawang, BTN lebih mengedepankan dukungan bagi kawasan industri. Sementara itu, untuk wilayah Jabar 2 yang meliputi Bandung Raya hingga Cirebon, bank ini membidik potensi sektor horeka. Pendekatan ini tidak sekadar memberikan kredit, melainkan membangun ekosistem layanan perbankan yang terintegrasi, mulai dari pembiayaan modal hingga sistem manajemen transaksi bagi nasabah.
Data menunjukkan posisi BTN tetap kompetitif, di mana bank ini konsisten berada di jajaran lima besar penyalur kredit di Jawa Barat. Asvianti menambahkan bahwa perusahaan terus menjaga komitmennya pada program pemerintah dengan alokasi 90 persen untuk pembiayaan rumah subsidi dan KUR perumahan. Namun, di saat bersamaan, BTN mulai mengoptimalkan potensi dari 2 juta basis nasabah yang dimilikinya untuk meningkatkan volume transaksi melalui layanan perbankan digital yang lebih dinamis.
Ke depan, BTN berencana untuk terus memperluas ekspansi ke sektor produktif lainnya, termasuk pemberdayaan UMKM dan Industri Kecil Menengah (SMI). Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa BTN dapat menjadi mitra finansial menyeluruh, sekaligus memperkuat loyalitas nasabah dalam ekosistem perbankan yang semakin kompetitif.