Pemerintah Kabupaten Sinjai menunjukkan keseriusan dalam membenahi ekosistem keolahragaan lokal melalui langkah jemput bola ke pusat. Penjabat (Pj) Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, memimpin langsung rombongan koordinasi ke Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI di Jakarta pada Senin (6/7/2026).
Dalam lawatan strategis ini, Bupati didampingi oleh jajaran pimpinan perangkat daerah, termasuk Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian, serta Ketua KONI Kabupaten Sinjai. Kunjungan ini bertujuan untuk menyinkronkan kebijakan pembangunan olahraga daerah dengan agenda nasional.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Sinjai, Hasir Ahmad, menyatakan bahwa agenda utama pertemuan tersebut fokus pada finalisasi Desain Olahraga Daerah (DOD). DOD diproyeksikan menjadi cetak biru pembangunan olahraga periode 2024–2045 yang mencakup lima pilar utama, yakni olahraga masyarakat, pendidikan, prestasi, disabilitas, serta industri dan wisata olahraga.
"DOD merupakan turunan langsung dari Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang disesuaikan dengan karakteristik dan potensi spesifik di Sinjai agar implementasinya lebih terarah," ujar Hasir.
Selain membahas regulasi, delegasi Pemkab Sinjai juga mengupayakan dukungan pusat terkait pengadaan sarana dan prasarana penunjang bagi para atlet. Ketua KONI Sinjai, Rachman, menekankan bahwa pemenuhan fasilitas ini menjadi kunci krusial untuk mengoptimalkan pembinaan atlet di masa depan.
Menanggapi hasil koordinasi tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sinjai, Dr. Mansyur, memastikan pihaknya akan segera mengakselerasi penyusunan dokumen hukum berupa Peraturan Bupati sebagai landasan operasional DOD. Dengan adanya regulasi ini, pemerintah daerah menargetkan terciptanya ekosistem olahraga yang lebih kompetitif dan fasilitas yang representatif bagi seluruh lapisan masyarakat.