PT Bio Farma (Persero) sebagai induk Holding BUMN Farmasi secara konsisten menerapkan kebijakan transformasi menyeluruh di seluruh unit anak usaha dan afiliasi. Langkah strategis ini dirancang untuk menciptakan ekosistem bisnis yang lebih disiplin, adaptif, serta memiliki daya saing kuat di tengah dinamika industri kesehatan yang terus berkembang.
Fokus utama dari agenda transformasi ini mencakup penguatan tata kelola perusahaan, optimalisasi aset, serta efisiensi operasional yang terukur. Salah satu bukti konkret dari keberhasilan langkah tersebut terlihat pada PT Indofarma (Persero) Tbk, yang kini mulai menunjukkan perbaikan fundamental melalui pengendalian biaya dan pembenahan proses operasional secara intensif.
Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menegaskan bahwa perbaikan yang dilakukan tidak sekadar mengejar performa jangka pendek, melainkan membangun fondasi bisnis yang tangguh untuk masa depan. Menurutnya, penguatan akuntabilitas di setiap entitas menjadi kunci utama untuk menjawab tantangan kesehatan nasional yang kian kompleks.
Ke depannya, Bio Farma berkomitmen untuk terus mensinergikan seluruh potensi dalam grup guna menciptakan kemandirian farmasi nasional. Upaya ini diharapkan mampu memperluas kontribusi industri farmasi dalam negeri sekaligus meningkatkan posisi tawar Indonesia dalam pasar kesehatan global.