Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung mulai mematangkan langkah strategis untuk mendirikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru yang fokus pada sektor infrastruktur dan kesehatan. Rencana besar ini dibahas secara mendalam dalam sebuah Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna mengkaji kelayakan serta dampak ekonominya bagi daerah.

Inisiatif pendirian BUMD ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan fasilitas publik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di seluruh wilayah Badung. Keberadaan BUMD khusus ini diharapkan mampu memotong birokrasi yang panjang serta memastikan pengelolaan aset daerah berjalan lebih profesional dan efisien.

Selain fokus pada aspek pelayanan sosial, pembentukan BUMD infrastruktur dan kesehatan ini diproyeksikan menjadi mesin baru bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan manajemen yang mandiri, badan usaha ini ditargetkan mampu menangkap berbagai peluang kemitraan strategis dengan sektor swasta maupun nasional.

Melalui forum diskusi tersebut, Pemkab Badung berkomitmen untuk menyelaraskan regulasi, kesiapan anggaran, serta analisis risiko sebelum payung hukum pendirian BUMD ini disahkan. Langkah hati-hati ini diambil demi memastikan keberlanjutan operasional perusahaan daerah tersebut di masa depan.