Stadion Si Jalak Harupat di Soreang, Kabupaten Bandung, bergemuruh pada Sabtu (25/7/2026) malam seiring dimulainya kompetisi pramusim bergengsi, Piala Presiden Elite 2026. Antusiasme luar biasa dari para pencinta sepak bola tanah air terbukti nyata dengan ludesnya 24.000 tiket untuk laga pembuka yang mempertemukan duel klasik antara Persib Bandung melawan Arema FC.

Acara seremonial pembukaan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting nasional, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga yang juga Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026 Maruarar Sirait. Pembukaan turnamen yang juga digelar di Surabaya ini ditandai secara simbolis lewat tendangan bola ke gawang oleh jajaran pejabat yang hadir.

Maruarar Sirait mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Piala Presiden edisi kali ini mengalami peningkatan signifikan dari aspek kompetisi maupun apresiasi. Total hadiah untuk sang juara kini melonjak menjadi Rp 6 miliar dari sebelumnya Rp 5,5 miliar. Selain itu, tensi persaingan dipastikan lebih sengit dengan bertambahnya partisipasi klub luar negeri menjadi tiga tim.

Di samping urusan teknis lapangan, panitia penyelenggara juga berkomitmen mendorong roda perekonomian lokal dengan merangkul pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar area stadion. Proses kurasi dilakukan secara terarah agar pelaku usaha pemula maupun yang sudah berkembang memperoleh ruang promosi yang lebih bersih, tertata, dan ramai pembeli.

Faktor penunjang lain di balik padatnya tribune penonton adalah kebijakan harga tiket masuk yang sangat bersahabat, yakni sebesar Rp 50.000. Menurut Maruarar, sepak bola nasional sejatinya harus diposisikan sebagai sarana hiburan rakyat yang berkualitas namun tetap ramah di kantong seluruh lapisan masyarakat.