Era digitalisasi perdagangan telah mengubah lanskap bisnis kopi di Indonesia. Tidak lagi sekadar mengandalkan gerai fisik, pemanfaatan konten kreatif dan fitur belanja langsung (LIVE Shopping) kini menjadi motor penggerak utama bagi pelaku usaha lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Dampak positif ini dirasakan langsung oleh Sakha Coffee Roastery. Produsen kopi lokal ini mencatat bahwa penjualan melalui platform digital seperti Tokopedia dan TikTok Shop kini berkontribusi hingga 40 persen dari total transaksi perusahaan. Akselerasi digital ini tidak hanya melipatgandakan omzet, tetapi juga memperluas distribusi produk hingga ke pelosok negeri.
Pendiri Sakha Coffee Roastery, Teuku Andi Nova Reza, menjelaskan bahwa platform digital memberikan panggung edukasi bagi konsumen. Melalui interaksi langsung, pembeli tidak hanya bertransaksi, tetapi juga memahami cerita di balik setiap biji kopi Nusantara yang mereka beli, mulai dari proses tanam hingga penyeduhan.
Menariknya, metode belanja langsung ini juga menarik minat para pemilik kedai kopi yang mencari bahan baku berkualitas. Seiring dengan melonjaknya permintaan, Sakha Coffee yang dirintis pada 2018 dengan hanya lima staf kini berkembang pesat hingga mampu mempekerjakan lebih dari 100 karyawan di berbagai lini operasional.
Pertumbuhan ini juga membawa angin segar bagi para petani kopi di berbagai daerah, mulai dari Sumatra hingga Papua. Kemitraan yang terjalin memperkuat rantai pasok lokal. Terlebih, keikutsertaan Sakha Coffee dalam kampanye #BeliLokal sukses mendongkrak penjualan hingga 60 persen, termasuk habisnya stok varietas langka kopi Excelsa asal Sumedang.
Senior Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Vonny Ernita Susamto, mengapresiasi pencapaian tersebut sebagai bukti nyata bahwa teknologi digital mampu menciptakan multiplier effect bagi perekonomian nasional. Program #BeliLokal sendiri tercatat telah merangkul lebih dari 20.000 pelaku usaha lokal hingga kuartal pertama tahun 2026, dengan fokus memperkuat ekosistem UMKM di luar wilayah Jabodetabek.