Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat kini memfokuskan strategi pencegahan kematian ibu dan bayi melalui optimalisasi penggunaan aplikasi digital bernama Sigap Ibu. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam melakukan pemantauan kesehatan yang lebih presisi dan responsif terhadap risiko kehamilan sejak dini.

Aplikasi ini dirancang untuk mendigitalisasi data kesehatan ibu hamil di seluruh wilayah Sumbawa Barat. Dengan sistem tersebut, tenaga medis dapat memantau perkembangan kesehatan pasien secara *real-time*, sehingga deteksi dini terhadap potensi komplikasi selama kehamilan maupun persalinan dapat dilakukan lebih cepat oleh fasilitas layanan kesehatan setempat.

Selain berfungsi sebagai basis data, aplikasi Sigap Ibu juga diharapkan dapat memperpendek alur koordinasi antara bidan desa, puskesmas, dan rumah sakit. Dengan integrasi data yang lebih baik, diharapkan penanganan darurat bagi ibu hamil dan bayi baru lahir dapat segera tertangani secara tepat, yang pada akhirnya akan berdampak signifikan pada penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di wilayah Sumbawa Barat.