LABUHANBATU — Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Labuhanbatu (FEB ULB) menyelenggarakan kegiatan field trip pada 5 hingga 6 Juni 2026 sebagai bagian dari penguatan pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning.

Kegiatan ini diarahkan untuk mendukung capaian pembelajaran pada mata kuliah Praktik Bisnis Indonesia dan Internasional serta Business Project. Melalui agenda tersebut, mahasiswa didorong memahami secara langsung bagaimana proses bisnis berlangsung di lapangan, tidak hanya melalui teori di ruang kelas.

Dengan mengangkat tema “Eksplorasi, Inovasi, dan Sustainability”, field trip ini dirancang sebagai jembatan antara konsep akademik dan praktik industri. Mahasiswa diperkenalkan pada dinamika dunia usaha, alur operasional bisnis, serta strategi keberlanjutan yang kini menjadi bagian penting dalam persaingan pasar.

Rektor Universitas Labuhanbatu, Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D., menegaskan bahwa mahasiswa perlu memiliki pemahaman yang kuat terhadap kondisi riil dunia bisnis. Menurutnya, kemampuan membaca realitas lapangan menjadi bekal penting agar lulusan mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri.

“Mahasiswa harus paham realitas lapangan. Bagaimana bisnis dijalankan, bagaimana inovasi diterapkan, dan bagaimana sustainability menjadi kunci bertahan di pasar global,” ujar Ade Parlaungan Nasution.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi manajerial, memperkuat kemampuan berpikir kritis, serta memahami penyelesaian persoalan bisnis berdasarkan studi kasus nyata. Selain itu, field trip juga menjadi sarana membangun jejaring dengan pelaku industri.

Prodi Manajemen FEB ULB menilai pengalaman langsung di lapangan penting untuk mempersiapkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga siap menghadapi tuntutan dunia kerja dan dunia usaha, baik pada tingkat nasional maupun global.

Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan arah pendidikan tinggi yang semakin menekankan keterhubungan antara kampus dan industri. Dengan melihat langsung proses produksi, strategi pemasaran, hingga penerapan prinsip keberlanjutan, mahasiswa diharapkan memiliki wawasan yang lebih utuh mengenai praktik bisnis modern.