Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq, menekankan pentingnya pemerataan kualitas pelayanan kesehatan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di Labuan Bajo. Menurutnya, perkembangan pesat kawasan ini sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) harus diimbangi dengan kesiapan fasilitas penunjang bagi masyarakat maupun wisatawan.

Dalam kunjungan kerjanya ke Balai Latihan Kerja (BLK) Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Ranny menyoroti peran vital RSUD Komodo. Rumah sakit ini tidak hanya melayani warga lokal, tetapi juga menjadi garda terdepan penanganan darurat bagi turis mancanegara. Ia mendesak pemerintah pusat untuk segera mengatasi kelangkaan dokter spesialis dan melengkapi peralatan medis modern di fasilitas tersebut.

Ranny memaparkan bahwa percepatan pertumbuhan ekonomi di Labuan Bajo tidak boleh meninggalkan aspek perlindungan sosial. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk memastikan perlindungan bagi pekerja informal serta perlindungan pelayanan bagi pekerja migran asal NTT.

Selain infrastruktur medis, legislator Partai Golkar ini juga menyoroti isu stunting yang masih memerlukan penanganan terpadu di NTT. Ia berharap fungsi pengawasan dan penganggaran DPR dapat membantu memecahkan kendala fiskal yang dihadapi pemerintah daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.