Menua merupakan proses biologis yang tidak terelakkan bagi setiap manusia. Meski demikian, menjaga kualitas hidup agar tetap prima saat memasuki masa lansia bukanlah hal yang mustahil. Fokus utamanya terletak pada pemenuhan nutrisi yang tepat dan konsistensi dalam menjalankan gaya hidup sehat setiap harinya.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Ika Devi, menekankan bahwa menjaga kesehatan tubuh dari penuaan dini tidak harus bergantung pada suplemen mahal. Menurutnya, terdapat tiga jenis nutrisi krusial yang perlu dipenuhi. Pertama adalah vitamin D3, yang berfungsi vital dalam menjaga stabilitas mental dan sistem kekebalan tubuh. Kekurangan vitamin ini dapat memicu kondisi psikologis seperti kecemasan berlebih, tingkat stres tinggi, hingga rentan terhadap infeksi bakteri.

Selanjutnya, dr. Ika menyoroti pentingnya omega-3 sebagai asupan esensial bagi kesehatan jantung serta fungsi kognitif. Mengonsumsi nutrisi ini secara rutin diyakini mampu menjaga ketajaman ingatan dan meminimalisir risiko penurunan fungsi otak atau pikun di kemudian hari.

Komponen terakhir yang direkomendasikan adalah kolagen peptide. Seiring bertambahnya usia, produksi alami kolagen dalam tubuh akan menurun, yang ditandai dengan berkurangnya elastisitas kulit dan kekakuan pada persendian. Dengan mencukupi asupan kolagen, fleksibilitas tubuh dapat lebih terjaga.

Selain pemenuhan nutrisi tersebut, dr. Ika menegaskan bahwa suplemen bukanlah pengganti gaya hidup aktif. Ia menyarankan masyarakat untuk mengombinasikan asupan vitamin dengan pola makan seimbang serta rutinitas olahraga, khususnya latihan beban, guna memastikan tubuh tetap kuat dan fit hingga usia tua.