Kabar duka menyelimuti jagat hiburan nasional setelah komedian senior Simson Rarameha Ngadang, atau yang akrab disapa Temon, mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (12/7/2026) pagi, tepatnya pukul 08.42 WIB. Kepergian sang seniman di usia 59 tahun ini menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, serta para penggemar yang tumbuh dengan sajian komedinya.
Kabar mengenai kepergian mendiang pertama kali terkonfirmasi melalui lingkaran terdekat pihak keluarga. Meski pihak keluarga belum merilis pernyataan resmi terkait detail penyebab kematian, almarhum diketahui memiliki riwayat medis berupa tekanan darah tinggi sebelum akhirnya berpulang.
Sepanjang kariernya, Temon dikenal sebagai seniman multitalenta. Sebelum meraih puncak popularitas di layar kaca, ia mengawali langkah di dunia penyiaran radio. Namanya mencuat drastis saat membentuk duet ikonik bersama Abdel Achrian dalam sitkom populer "Abdel dan Temon Bukan Superstar". Sinergi humor yang mereka bangun terbukti mampu membekas di ingatan publik hingga saat ini.
Selain sukses di dunia sitkom, kontribusi Temon di industri hiburan Indonesia mencakup berbagai ranah, mulai dari seni peran di film layar lebar hingga kiprahnya di industri musik melalui lagu "Raja Disko". Dedikasinya dalam dunia lawak telah memberikan warna tersendiri bagi perkembangan komedi di Indonesia.
Ucapan duka cita terus membanjiri berbagai kanal media sosial sebagai bentuk penghormatan terakhir. Rekan-rekan seprofesi mengenang Temon bukan sekadar sebagai pelawak yang piawai mengocok perut, melainkan sosok pribadi hangat yang selalu profesional dalam berkarya.