Program pengelolaan sampah inovatif di Kabupaten Klungkung kembali menarik perhatian pemerintah pusat. Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Dr. Nani Hendiarti, melakukan kunjungan kerja ke Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, guna meninjau langsung efektivitas teknologi pirolisis dalam mengatasi persoalan sampah daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Klungkung I Made Satria menjelaskan bahwa TOSS Center mengadopsi teknologi pirolisis ramah lingkungan asal Cook Island. Sistem ini memanfaatkan metode pemanasan suhu tinggi tanpa pembakaran terbuka, sehingga hanya menghasilkan uap air tanpa emisi asap berbahaya, sekaligus mampu mengonversi sampah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Saat ini, mesin tersebut mampu mengolah hingga 168 ton sampah per hari dan ditargetkan kapasitasnya meningkat hingga 400 ton secara bertahap.

Bupati Satria menyatakan apresiasinya atas kunjungan dari Kemenko Pangan ini. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menyempurnakan sistem pengelolaan sampah terpadu dari hulu ke hilir demi mendukung terciptanya ketahanan pangan serta kemandirian energi yang berkelanjutan di Klungkung.

Sementara itu, Deputi Nani Hendiarti memberikan pujian atas konsistensi TOSS Center sebagai pusat edukasi dan pengolahan sampah terintegrasi. Menurutnya, sinergi pengelolaan lingkungan dengan sektor pertanian dan pangan di Klungkung sangat layak dijadikan rujukan dan direplikasi oleh pemerintah daerah lain di Indonesia untuk mendorong kemandirian wilayah.