Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, secara resmi membuka Kejuaraan Shorinji Kempo Piala Wali Kota Kupang di GOR Flobamora Oepoi, Jumat (19/6). Ajang bergengsi ini diikuti oleh 500 peserta yang terdiri dari 468 atlet dan 32 manajer, berasal dari 23 dojo yang tersebar di enam kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur.
Dalam sambutannya, Jeffry E. Pelt menekankan bahwa Shorinji Kempo bukan sekadar olahraga untuk mengejar medali, melainkan sarana untuk menempa karakter, disiplin, dan jiwa kepemimpinan. Ia berharap kejuaraan ini mampu melahirkan kenshi muda berbakat yang memiliki mentalitas juara serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan sebagai fondasi utama dalam setiap kompetisi.
Ketua Umum Pengurus Perkemi NTT, George M. Hadjoh, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen ini. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk membangkitkan kembali kejayaan Kempo NTT di tingkat nasional. Ia menegaskan bahwa tradisi prestasi yang kuat di masa lalu harus menjadi motivasi bagi para atlet muda untuk bersiap menghadapi berbagai agenda olahraga besar, khususnya PON 2028 di mana NTT akan menjadi tuan rumah bersama.
Ketua Panitia, Ignasius R. Lega, menjelaskan bahwa kejuaraan yang berlangsung hingga 21 Juni 2026 ini mengusung tema “Melalui Kejuaraan Pelajar dan Mahasiswa Kita Lahirkan Kenshi Berprestasi Menuju POPDA 2026.” Fokus utama dari kompetisi ini adalah menjaring bibit atlet unggul yang akan dipersiapkan secara matang untuk ajang olahraga tingkat daerah maupun nasional.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta akan bersaing ketat dalam 73 nomor pertandingan, yang mencakup 26 kelas randori dan 47 nomor embu. Total medali yang diperebutkan meliputi 73 emas, 73 perak, dan 99 perunggu. Selain memperebutkan prestasi, kejuaraan ini diharapkan mampu mempererat tali persaudaraan antar-atlet di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.