Pemerintah Kota Ho Chi Minh, Vietnam, resmi menetapkan langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem digital lokal. Melalui Resolusi Nomor 23/2026/NQ-HĐND yang diterbitkan oleh Dewan Rakyat Kota, pemerintah setempat akan mengucurkan bantuan dana hingga 400 juta Dong Vietnam (VND) bagi perusahaan rintisan (startup) teknologi digital. Kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi nyata dari Resolusi Politbiro Nomor 57 yang berfokus pada terobosan di bidang sains, teknologi, inovasi, serta transformasi digital nasional.
Mulai tanggal 1 Juli 2026, anggaran kota akan dialokasikan untuk menanggung 50 persen dari biaya operasional startup yang memenuhi syarat. Subsidi ini dibagi ke dalam lima kategori prioritas dengan batas maksimal tertentu. Alokasi tertinggi sebesar 400 juta VND ditujukan khusus untuk aktivitas akuisisi teknologi dan inovasi, termasuk di dalamnya pembiayaan lisensi perangkat lunak serta implementasi solusi teknologi digital.
Untuk menunjang fase awal pengembangan bisnis, pemerintah kota juga menyiapkan bantuan maksimal 150 juta VND untuk kegiatan penelitian, pengembangan (R&D), serta produksi percontohan seperti penyewaan alat medis, pembelian bahan baku, komponen, dan pembuatan prototipe. Selain itu, terdapat pula alokasi hingga 100 juta VND untuk pelatihan peningkatan kapasitas SDM bersertifikat serta rekrutmen tenaga ahli eksternal. Sementara untuk pengurusan dokumen hukum dan keuangan guna menarik investasi, disediakan dana bantuan hingga 50 juta VND.
Meski demikian, akses terhadap dana stimulus ini tidak diberikan secara cuma-cuma. Startup pemohon wajib memenuhi kriteria seleksi yang ketat, salah satunya adalah pemanfaatan teknologi digital sebagai pilar utama produk yang mampu menyelesaikan problem sosial-ekonomi di masyarakat. Di samping itu, proyek yang diajukan harus memiliki kelayakan operasional, baik dari aspek sumber daya manusia, kesiapan infrastruktur, maupun perencanaan keuangan yang matang.
Untuk kategori transfer teknologi, pelaku usaha wajib membuktikan bahwa adopsi teknologi baru tersebut dapat meningkatkan efisiensi kerja, mempermudah lokalisasi teknologi inti, serta mengurangi ketergantungan pada produk impor. Seluruh proses ini juga harus diperkuat dengan kontrak transfer teknologi yang sah secara hukum. Pemerintah setempat juga melarang adanya pembiayaan ganda bagi startup yang sebelumnya telah menerima bantuan dari program Resolusi Nomor 20/2023/NQ-HĐND demi menjaga efisiensi anggaran negara.
Dewan Rakyat Kota Ho Chi Minh telah menginstruksikan Komite Rakyat Kota untuk menyusun skema pelaksanaan program secara transparan dan akuntabel. Evaluasi berkala akan dilakukan setiap tahun untuk memastikan program bantuan berjalan tepat sasaran dan disesuaikan dengan dinamika pasar serta perkembangan ekonomi wilayah.