SIDOARJO – Hari kedua masa pengenalan sekolah atau Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) di SD Muhammadiyah 4 Zamzam diisi dengan kegiatan bermanfaat bagi tumbuh kembang anak. Lembaga pendidikan ini bekerja sama dengan RSU As Sakinah Medika Sidoarjo menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan (skrining) menyeluruh bagi seluruh peserta didik baru pada Selasa (14/7/2026).
Bertempat di halaman sekolah, proses pemeriksaan kesehatan berjalan tertib sejak pagi hari. Para siswa baru secara bergiliran menjalani berbagai tahapan pemeriksaan fisik dengan didampingi oleh para guru serta tim medis. Pemeriksaan penunjang yang dilakukan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan untuk menilai status gizi, cek kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan telinga, postur tubuh, kelurusan tulang belakang, kelenturan fisik, hingga tes buta warna.
Kepala SD Muhammadiyah 4 Zamzam, Muhammad Anas Fikri, M.AP., menegaskan bahwa deteksi dini kondisi fisik anak sangat krusial sebelum mereka memulai aktivitas belajar intensif. Menurutnya, lembaga pendidikan memegang tanggung jawab moral untuk memastikan tumbuh kembang siswa berjalan optimal secara seimbang antara aspek akademik dan kesehatan.
"Anak-anak merupakan amanah yang wajib kita jaga bersama. Kolaborasi bersama RSU As Sakinah Medika ini juga menjadi wujud sinergi nyata antar-amal usaha Muhammadiyah dalam memberikan pelayanan terbaik, baik di sektor pendidikan maupun kesehatan masyarakat," ungkap Anas.
Sementara itu, Kepala Urusan Bidang Kesiswaan SD Muhammadiyah 4 Zamzam, Ayu Wulandari, S.Pd., menambahkan bahwa skrining kesehatan ini selaras dengan tema Fortasi tahun ini, yaitu “Koboi Siap Berprestasi”. Karakter koboi direpresentasikan sebagai sosok yang tangguh, mandiri, disiplin, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Kegiatan skrining medis ini menjadi salah satu dari serangkaian agenda Fortasi Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung selama sepekan. Selain pemeriksaan kesehatan, para siswa baru juga diperkenalkan dengan lingkungan sekolah melalui berbagai kegiatan edukatif seperti orientasi adab Islami, pengenalan guru, pembiasaan perilaku baik, toilet training, pengenalan gawai sehat, olahraga, hingga ditutup dengan acara minum susu bersama.