Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Kristen (UK) Petra secara resmi meluncurkan Petra Drone Academy di Gedung Radius Prawiro, Surabaya, pada Senin (13/7/2026). Peresmian ini ditandai dengan demonstrasi berbagai unit wahana tanpa awak (drone) berteknologi mutakhir yang siap menunjang berbagai sektor industri dan akademis.

Dalam acara peluncuran tersebut, sejumlah purwarupa drone diperlihatkan kepada publik. Kolaborasi internasional terjalin erat dengan kehadiran tim asal Taiwan yang membawa sekitar lima unit drone, bersanding dengan Drone Pilot Academy (DPA) yang memamerkan delapan unit pesawat nirawak berkapasitas besar.

Ramadan Adipratama, perwakilan dari DPA, memperagakan langsung kecanggihan salah satu drone visual. Ia menunjukkan sistem deteksi rintangan otomatis (obstacle avoidance) yang terintegrasi secara visual melalui indikator warna dinamis guna menjamin keselamatan penerbangan. Selain itu, gawai terbang ini dilengkapi kamera beresolusi 4K dengan efisiensi daya baterai yang mampu bertahan selama 30 menit per sesi mengudara.

Lebih dari sekadar alat dokumentasi, teknologi drone yang diperkenalkan ini dirancang untuk kebutuhan vital seperti pemetaan wilayah, pemantauan infrastruktur kelistrikan, dan sektor pertanian modern. Salah satu jenis yang menarik perhatian adalah tipe fixed-wing, yang diklaim mampu memetakan area hingga seluas 2.000 hektar dalam sekali terbang secara presisi.