Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bersiap menggelar agenda tahunan yang paling dinanti, Festival Cisadane 2026. Perhelatan akbar ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai dari 22 hingga 26 Juli 2026, dengan memanfaatkan kawasan ikonik Sungai Cisadane sebagai pusat aktivitas utama.

Kepala Disbudpar Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar perayaan hiburan semata. Ia memandang kegiatan ini sebagai etalase strategis untuk mempromosikan kekayaan budaya, menggerakkan sektor ekonomi kreatif, serta memperkenalkan potensi pariwisata daerah kepada cakupan masyarakat yang lebih luas.

Kemeriahan acara akan dibuka dengan serangkaian pertunjukan atraktif, mulai dari atraksi Eskoda, Flying Jet Dance, hingga penampilan seni Liong dan sirkus api. Tidak hanya itu, daya tarik sungai akan dimaksimalkan melalui pertunjukan kayak, sementara malam penutupan direncanakan berlangsung meriah dengan pesta kembang api serta tata cahaya spektakuler.

Selain sajian seni dan budaya, festival ini juga menjadi panggung bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk unggulan mereka. Dari sisi hiburan musik, pengunjung akan dimanjakan dengan penampilan sejumlah musisi dan band lokal maupun nasional, di antaranya Feel Koplo, Samsaka, serta beberapa grup musik lainnya yang siap memeriahkan suasana dari pagi hingga malam hari.

Pihak Pemerintah Kota Tangerang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan memanfaatkan momentum ini bersama keluarga. Selain menyaksikan berbagai pertunjukan secara gratis, masyarakat juga dapat menikmati ragam kuliner lokal sembari mendukung kebangkitan ekonomi kreatif di kawasan Sungai Cisadane yang kini menjadi salah satu destinasi wisata utama di Kota Tangerang.