TARAKAN — Kota Tarakan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Expo Ketahanan Pangan 2026 yang secara resmi dibuka pada Sabtu malam, 27 Juni 2026. Gelaran ini merupakan kolaborasi antara Garda Negara dan Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kaltara sebagai upaya konkret memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus memberdayakan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah perbatasan.
Sebanyak 35 pelaku UMKM asal Tarakan turut berpartisipasi dalam ajang ini dengan mengisi stan-stan yang telah disiapkan panitia. Ketua Panitia MangunSara, BA, menyatakan bahwa seluruh persiapan telah rampung dan para pelaku usaha sudah menempati lokasi masing-masing sebelum prosesi pembukaan berlangsung. "Persiapan sudah maksimal. Malam ini tinggal pelaksanaan pembukaan expo," tuturnya.
Expo ini tidak sekadar memamerkan produk-produk ketahanan pangan. Panitia mengemas kegiatan secara komprehensif dengan menghadirkan pasar malam, wahana permainan anak-anak, serta ruang promosi bagi produk-produk unggulan UMKM lokal. Selama periode penyelenggaraan, masyarakat dapat menikmati berbagai sajian hiburan mulai dari Liga Dangdut, pertunjukan seni budaya, pameran pangan, hingga penampilan komunitas dan paguyuban yang ada di Tarakan.
Dari sisi hiburan, Ketua Garda Entertain Expo Ketahanan Pangan Merdeka, Dona Amelia, mengungkapkan bahwa sederet artis nasional dan lokal siap memeriahkan panggung. Di antara nama-nama yang dijadwalkan tampil adalah Koh Denis Liem dengan tausiah keagamaan, Sartika LIDA, Yudin Star, Nediyama selaku pemenang Garda Dangdut Season 1, serta sejumlah penyanyi lokal Tarakan. Pada malam pembukaan, penampilan hadrah dari personel Polres turut mewarnai kemeriahan acara.
Dona menegaskan bahwa setiap malam akan disajikan hiburan dengan konsep berbeda guna mempertahankan antusiasme pengunjung sekaligus menggerakkan roda ekonomi di sekitar lokasi expo. "Kami berharap kegiatan seperti ini terus mendapat dukungan karena terbukti mampu menggerakkan ekonomi masyarakat," ucapnya seraya berharap pemerintah daerah memberikan fasilitasi berkelanjutan bagi kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM dan industri kreatif.
Rangkaian expo yang dijadwalkan berlangsung hingga 11 Juli 2026 ini juga akan dimeriahkan dengan Tablig Akbar yang menghadirkan tausiah dari Koh Nangis Lim. Sementara pada rangkaian penutupan, panitia merencanakan pelantikan pengurus Tani Merdeka Indonesia di tingkat daerah sebagai puncak kegiatan.
MangunSara menyampaikan harapannya agar expo ini memberikan dampak nyata bagi penguatan ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi warga. "Kami berharap expo ini bisa menjadi wadah untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendukung perkembangan UMKM dan kesejahteraan pedagang," tegasnya.
Bertepatan dengan masa libur sekolah, panitia optimistis bahwa gelaran ini akan menjadi salah satu destinasi hiburan keluarga sekaligus pusat aktivitas ekonomi yang berdenyut di Kota Tarakan selama dua pekan ke depan.