DEMAK — Upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan organ reproduksi perempuan terus digencarkan. Melalui program Talkshow GASPOL (Gali Seputar Kesehatan Reproduksi) yang mengangkat tema "Kiat Menjaga Kesehatan Organ Leher Rahim", warga Demak dibekali pemahaman mendalam mengenai pentingnya menjaga kondisi serviks guna menekan risiko kanker leher rahim.

Acara yang disiarkan melalui Radio Suara Kota Wali pada Kamis (25/6/2026) tersebut menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Sukarjo selaku praktisi kesehatan dan dr. Aina Fasnilda, dokter umum dari PMB Zulfa Wedung. Keduanya secara bergantian memaparkan berbagai aspek penting seputar fungsi serviks serta langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan masyarakat.

Dalam pemaparannya, Sukarjo menjelaskan bahwa serviks atau leher rahim merupakan bagian bawah rahim yang menjadi penghubung antara rahim dan vagina. Organ ini mengemban fungsi vital dalam sistem reproduksi wanita, mulai dari menjadi jalur keluarnya darah menstruasi, pintu masuk sperma selama masa subur, hingga berperan dalam proses pembukaan saat persalinan berlangsung.

"Serviks juga menghasilkan lendir yang berfungsi melindungi rahim dari infeksi sehingga kesehatannya perlu dijaga dengan baik," ungkap Sukarjo di hadapan pendengar radio.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai sejumlah gejala yang bisa menjadi tanda gangguan pada serviks. Gejala-gejala tersebut meliputi keputihan yang tidak wajar, rasa nyeri di area panggul, serta perdarahan yang terjadi di luar siklus menstruasi maupun setelah melakukan hubungan seksual. Jika mengalami keluhan semacam itu, masyarakat disarankan untuk segera mengonsultasikannya kepada tenaga kesehatan profesional.

"Pemeriksaan kesehatan secara berkala jangan dilakukan hanya ketika sudah muncul keluhan. Edukasi mengenai serviks dan kanker serviks perlu terus ditingkatkan. Dengan kesadaran yang baik, risiko penyakit dapat ditekan secara signifikan," tegas Sukarjo.

Senada dengan itu, dr. Aina Fasnilda memberikan penjelasan lebih rinci mengenai mekanisme perlindungan alami yang dimiliki serviks. Menurutnya, lendir yang diproduksi oleh leher rahim berperan sebagai benteng pertahanan alami yang mampu menghalangi masuknya bakteri maupun virus ke dalam rahim. Namun, mekanisme perlindungan tersebut hanya bisa bekerja secara optimal apabila kebersihan dan kesehatan organ reproduksi senantiasa terjaga.

Dokter yang berpraktik di PMB Zulfa Wedung itu juga menyoroti keterkaitan erat antara kanker serviks dengan infeksi Human Papillomavirus (HPV) yang berlangsung dalam kurun waktu panjang. Oleh sebab itu, vaksinasi HPV dinilai sebagai strategi pencegahan primer yang sangat efektif, terutama bila diberikan sebelum seseorang aktif secara seksual.

"Jangan takut atau malu untuk memeriksakan kesehatan reproduksi kepada tenaga medis. Lakukan vaksinasi HPV dan skrining sesuai jadwal yang dianjurkan. Terapkan pola hidup sehat serta jaga kebersihan organ intim dengan benar. Kesehatan serviks yang terjaga akan mendukung kesehatan wanita secara menyeluruh," pungkas dr. Aina mengakhiri sesi talkshow.