Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar (FK UNIZAR) menginisiasi langkah edukatif untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya aspek kesehatan dalam industri pariwisata. Melalui ajang Lomba Poster Ilmiah Nasional GEMA MEDIKA 2026, institusi ini mengajak generasi muda, khususnya pelajar tingkat menengah atas, untuk memahami berbagai risiko kesehatan yang mengintai di balik aktivitas liburan.
Ajang yang mengusung tema "Cerdas Berwisata: Liburan Sehat, Cegah Risiko" ini berhasil menarik perhatian 69 siswa SMA sederajat dari berbagai wilayah. Setelah melalui proses kurasi yang ketat, 15 finalis terpilih mempresentasikan gagasan mereka secara langsung maupun daring di Gedung Teater Ahmad Firdaus Sukmono UNIZAR, Mataram. Kompetisi ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-22 FK UNIZAR.
Isu kesehatan pariwisata dinilai sangat krusial bagi wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) yang merupakan salah satu destinasi wisata utama. Mobilitas wisatawan yang tinggi—merujuk pada data BPS NTB dengan jutaan pergerakan wisatawan nusantara dan mancanegara—menuntut kesiapan sektor kesehatan guna menjamin kenyamanan serta keselamatan para pelancong dan masyarakat lokal.
Ketua Panitia GEMA MEDIKA 2026, I Gede Angga Adnyana, menjelaskan bahwa kompetisi ini bertujuan membekali generasi muda dengan pemahaman komprehensif mengenai kesehatan pariwisata. Aspek-aspek seperti keamanan pangan, sanitasi lingkungan, mitigasi darurat, hingga kesehatan mental selama perjalanan menjadi fokus utama yang dituangkan dalam karya poster visual para peserta.
Rektor UNIZAR, Dr. Ir. Muh. Ansyar, memberikan apresiasi atas metode penyampaian pesan ilmiah melalui media visual ini. Menurutnya, poster merupakan instrumen strategis yang efektif dalam menjembatani informasi medis yang rumit menjadi pesan edukatif yang mudah dicerna oleh masyarakat luas. Hal ini selaras dengan komitmen FK UNIZAR dalam mengintegrasikan kesehatan pariwisata ke dalam program Tridharma Perguruan Tinggi.
Setelah penilaian ketat oleh dewan juri, Luh Made Mastini Kirana dari SMAN 1 Kuta Selatan dinobatkan sebagai Juara 1. Sementara itu, Ni Made Tania Vidia M. dari SMAN 1 Mataram meraih Juara 2, disusul oleh Baiq Jihan Viona dari SMAN 1 Jonggat di peringkat ketiga. Melalui kompetisi ini, para pelajar diharapkan tumbuh menjadi agen perubahan yang peduli pada keberlanjutan dan keamanan ekosistem pariwisata daerah.