Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyambut positif kehadiran Timedoor Academy di Pangkalpinang sebagai upaya strategis dalam mencetak generasi muda yang cakap digital. Kehadiran lembaga pendidikan nonformal yang berfokus pada pelatihan coding dan Artificial Intelligence (AI) ini diharapkan mampu menjawab tantangan transformasi teknologi yang kian pesat.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri, menekankan urgensi perubahan pola pikir generasi muda dari sekadar pengguna menjadi inovator teknologi. Menurutnya, kemampuan menciptakan solusi digital seperti aplikasi maupun inovasi berbasis AI menjadi keterampilan krusial untuk bersaing di masa depan.

Saipul menegaskan bahwa penguasaan teknologi harus berjalan beriringan dengan pendidikan karakter yang kokoh agar pemanfaatan perangkat digital tetap bijak dan bertanggung jawab. Ia menilai, fondasi karakter akan menjadi penyeimbang di tengah arus informasi dan perkembangan teknologi yang berubah dalam hitungan hari.

Lebih lanjut, Saipul menyoroti pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dengan pihak eksternal, termasuk lembaga kursus teknologi. Ia berharap adanya sinergi nyata untuk meningkatkan kapasitas guru agar dunia pendidikan formal dapat mengimbangi kecepatan perkembangan teknologi yang dikuasai oleh siswa saat ini.

Sinergi antara penguasaan akademik, keterampilan teknis, dan penguatan kepribadian menjadi fokus utama Pemprov Babel dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompetitif. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan Bangka Belitung dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga berintegritas tinggi.