Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kota Semarang membuktikan perannya dalam mendukung kemandirian pangan nasional melalui kegiatan panen raya jagung di Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, pada Minggu (5/7/2026). Di atas lahan seluas satu hektare, organisasi kepemudaan ini berhasil mengubah lahan binaan menjadi sektor produktif yang berkontribusi langsung pada rantai pasok pakan ternak unggas di wilayah setempat.
Acara panen raya tersebut dihadiri oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, bersama jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap inisiatif yang dilakukan oleh para kader Ansor dalam upaya memperkuat sektor pertanian di tengah tantangan ekonomi global.
Ketua PC GP Ansor Semarang, Arif Rahman, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari semangat gotong royong dan kolaborasi antara kader dengan masyarakat petani lokal. Lebih jauh, ia menegaskan komitmen organisasi untuk bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah, salah satunya dengan menawarkan pengelolaan lahan milik daerah yang selama ini belum tergarap secara maksimal untuk dijadikan pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, H. Muhammad Shidqon Prabowo, memberikan apresiasi atas dedikasi pengurus cabang yang tetap produktif meski kepengurusan baru belum dilantik secara resmi. Menurutnya, langkah ini merupakan implementasi nyata dari konsep 'Khodimul Ummah' atau pelayanan kepada masyarakat yang menjadi ruh perjuangan organisasi.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyambut positif gerakan ini. Menurutnya, aksi yang dilakukan oleh GP Ansor sejalan dengan visi pembangunan dalam RPJMD 2025–2029 yang memprioritaskan ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan. Pemerintah Kota Semarang pun berencana untuk terus membuka ruang kolaborasi bagi organisasi kepemudaan agar keterlibatan masyarakat sebagai pelaku pembangunan daerah semakin kuat dan terarah.