Pemerintah Vietnam terus berupaya memperluas integrasi ekonominya di kancah global. Salah satu langkah konkret ditunjukkan oleh delegasi Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Vietnam yang melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan guna menjajaki kerja sama pengembangan zona ekonomi modern dan penguatan rantai pasok industri.
Dalam kunjungan ke Zona Ekonomi Bebas Incheon (IFEZ), delegasi Vietnam yang dipimpin oleh Direktur Departemen Promosi Perdagangan, Vu Ba Phu, mempelajari model integrasi industri, perkotaan, logistik, dan teknologi tinggi yang diterapkan di Incheon. Model keberhasilan IFEZ ini dinilai menjadi tolok ukur berharga bagi pembangunan kawasan ekonomi serupa di Vietnam agar berdaya saing internasional.
Provinsi Hung Yen menjadi fokus utama dalam proyeksi kerja sama ini. Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Hung Yen, Le Quang Hoa, mengungkapkan bahwa wilayahnya yang memiliki lokasi strategis di koridor ekonomi utara sedang mengarahkan pembangunan zona ekonomi seluas 305,83 km2 untuk industri masa depan, seperti semikonduktor, robotika, energi hijau, dan pusat data. Hingga kini, Korea Selatan telah menanamkan investasi asing langsung (FDI) senilai US$2,9 miliar melalui 210 proyek di provinsi tersebut.
Selain mempelajari tata kelola zona ekonomi di Incheon, delegasi Vietnam juga menggelar pertemuan intensif dengan Asosiasi Usaha Kecil dan Menengah Korea (KBIZ) di Seoul. KBIZ menyambut baik peluang kolaborasi ini, mengingat sektor UKM memegang peranan krusial sebagai penyokong industri manufaktur utama, termasuk komponen otomotif dan semikonduktor di kedua negara.
Pertemuan dengan KBIZ menghasilkan kesepakatan untuk berkolaborasi dalam lima sektor strategis. Langkah ini mencakup penyelenggaraan konferensi promosi investasi bersama serta penyusunan peta rantai nilai industri guna mempermudah pelaku usaha dari kedua negara saling terhubung dan bersaing di pasar internasional.
Rangkaian kunjungan kerja delegasi Vietnam di Korea Selatan ditutup dengan menghadiri perayaan hari jadi ke-80 Asosiasi Perdagangan Internasional Korea (KITA) di Seoul, yang menegaskan komitmen kemitraan jangka panjang dalam menjaga stabilitas hubungan dagang bilateral.