Euforia perhelatan akbar Piala Dunia 2026 turut dirasakan oleh warga Jepara. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara secara resmi memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan babak 16 besar melalui layar videotron yang terpasang di kawasan Alun-alun 1 Jepara pada Sabtu (5/7/2026).
Acara yang menyedot perhatian publik ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan olahraga. Kehadiran massa dalam jumlah besar di pusat kota terbukti memberikan dampak ekonomi positif bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjajakan dagangannya di sekitar lokasi kegiatan.
Salah satu pedagang asal Mulyoharjo, Linda, mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif pemerintah daerah ini. Menurutnya, keramaian penonton yang memadati alun-alun sejak sore hari membawa keberkahan tersendiri karena dagangan para pelaku usaha lokal menjadi lebih cepat terjual dibandingkan hari biasa.
Selain menyuguhkan tayangan pertandingan, suasana di lokasi juga dipercantik dengan pajangan maskot resmi Piala Dunia 2026, yakni Clutch, Zayu, dan Maple, yang mewakili negara tuan rumah. Daya tarik visual ini semakin meningkatkan antusiasme pengunjung, termasuk Nur Rohman, warga asal Mlonggo yang sengaja datang bersama rekan-rekannya untuk merasakan atmosfer kemeriahan nobar.
Hingga saat ini, Pemkab Jepara berkomitmen untuk terus memanfaatkan momentum babak sistem gugur Piala Dunia 2026 sebagai sarana mempererat interaksi sosial masyarakat sekaligus ruang strategis dalam mempromosikan serta mendukung pertumbuhan ekonomi sektor UMKM di wilayah Jepara.