Sebanyak delapan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan III dari Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) memperkenalkan tujuh program kerja unggulan berbasis teknologi di Kelurahan Lompo Riaja, Kabupaten Barru. Program-program tersebut dipaparkan secara resmi dalam Seminar Program Kerja yang berlangsung di Aula Kelurahan Lompo Riaja pada Jumat (31/7/2026), dengan dihadiri oleh jajaran perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, pemuda, hingga kader Posyandu.
Para mahasiswa yang berasal dari lintas disiplin ilmu, seperti program studi Ilmu Komputer, Sistem Informasi, dan Teknologi Pangan, diarahkan untuk merancang program yang berdampak langsung pada kehidupan warga. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ardi Manggala Putra, STP., M.Si., menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa, pemerintah setempat, dan masyarakat selama 40 hari masa KKN agar program yang dijalankan benar-benar relevan dengan kebutuhan riil di lapangan.
Dalam sektor pelayanan publik dan pemberdayaan ekonomi, mahasiswa menginisiasi program SIKAT (Sistem Informasi Kecamatan Terpadu) berupa portal web resmi kelurahan yang berfungsi sebagai pusat informasi administrasi, berita lokal, serta media promosi UMKM dan wisata. Selain itu, ada pula program KREASI HP (Kreator Edukasi Website via Handphone) yang melatih pelaku usaha mikro dan pelajar membuat situs web sederhana secara mandiri hanya bermodalkan telepon pintar.
Di bidang pendidikan, para mahasiswa menyasar berbagai jenjang sekolah lewat beberapa program kreatif. Untuk siswa SMP Negeri 10 Barru, dihadirkan program RAKIT yang mengenalkan dasar robotika dan pemrograman. Sementara bagi pelajar SMA Negeri 5 Barru, diluncurkan program NALAR guna mengedukasi pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara bijak sebagai mitra belajar, pendampingan desain digital lewat program KREAFI, serta digitalisasi absensi melalui program SIDAK untuk efisiensi sekolah.
Sektor kesehatan anak tidak luput dari perhatian melalui program CERIA, sebuah edukasi interaktif mengenai pemilihan jajanan sehat dan kebiasaan mencuci tangan bagi siswa sekolah dasar. Inisiatif teknologi ini disambut positif oleh perwakilan Lurah Lompo Riaja, Jamaluddin, serta Babinsa Abdul Razak, yang berharap transfer pengetahuan ini dapat terus berlanjut secara berkelanjutan demi kemajuan masyarakat setempat.