Pemerintah Provinsi Ca Mau resmi memulai fase keempat program pemeriksaan dan skrining kesehatan massal yang menyasar masyarakat di berbagai wilayah, termasuk Komune Vinh Hau dan Komune Luong The Tran. Inisiatif strategis ini dirancang untuk menjangkau kelompok masyarakat rentan, mulai dari penyandang disabilitas, lansia, warga kurang mampu, hingga keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas. Program yang dijadwalkan berlangsung selama 180 hari, tepatnya hingga akhir Desember 2026 ini, menjadi langkah konkret pemerintah dalam mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, tim medis menyediakan beragam layanan komprehensif, mulai dari pemeriksaan fisik dasar, elektrokardiogram (EKG), ultrasonografi (USG), hingga tes biokimia darah dan urin. Tak hanya sekadar memeriksa kondisi fisik, para tenaga medis juga memberikan edukasi kesehatan serta panduan perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan klinis masing-masing individu. Langkah ini dinilai krusial, terutama bagi Komune Vinh Hau yang memiliki proporsi populasi etnis minoritas sebesar 18 persen, guna memastikan kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit merata di seluruh lapisan masyarakat.
Pejabat terkait, termasuk Wakil Ketua Tetap Komite Front Persatuan Nasional Vietnam Provinsi Ca Mau, Le Thanh Trieu, menekankan pentingnya sinergi antar-lembaga dalam menyukseskan program ini. Pihaknya menginstruksikan otoritas lokal untuk terus mengintensifkan sosialisasi agar seluruh warga proaktif memeriksakan kesehatan mereka. Transformasi digital juga turut diintegrasikan dalam program ini, di mana warga dibantu untuk menghubungkan rekam medis elektronik mereka ke dalam aplikasi VNeID guna memudahkan pemantauan riwayat kesehatan secara berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan fase keempat ini, pemerintah menargetkan setiap warga negara setidaknya mendapatkan satu kali pemeriksaan kesehatan menyeluruh selama periode tahun 2026. Deteksi dini yang dilakukan secara sistematis diharapkan dapat menekan angka risiko penyakit kronis serta memberikan akses pengobatan yang tepat waktu, sehingga kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut dapat meningkat secara signifikan di masa mendatang.