Kombes Pol (Purn.) Drs. Parluatan Siregar, M.H., seorang purnawirawan kepolisian yang juga dikenal sebagai mantan atlet lari nasional, kini mendedikasikan hidupnya untuk memajukan dunia olahraga di tanah kelahirannya. Melalui pembangunan kawasan olahraga terpadu di Desa Pokenjior, Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, ia berupaya menyediakan wadah bagi generasi muda untuk meniti karier atlet profesional.

Kisah inspiratif Parluatan berakar dari pengalamannya sebagai pemegang rekor lari 1.500 meter pada SEA Games 1993 dengan catatan waktu 3 menit 42 detik. Prestasi yang ia torehkan tiga dekade lalu menjadi landasan filosofis baginya bahwa kedisiplinan dan kerja keras adalah kunci utama dalam mencapai keberhasilan, baik di dalam maupun di luar arena pertandingan.

Saat ini, kawasan yang dikembangkannya mencakup Kaisar Waterpark serta fasilitas pendidikan seperti SMK Harapan dan MTs Swasta. Proyek ini tidak sekadar menjadi sarana rekreasi, melainkan sebuah ekosistem pengembangan bakat yang diproyeksikan rampung pada September mendatang. Fasilitas ini nantinya akan menampung 12 cabang olahraga, mulai dari atletik, renang, hingga seni bela diri seperti judo dan panjat tebing.

Tidak hanya berhenti pada penyediaan sarana fisik, Parluatan juga mencanangkan pendirian Sekolah Tinggi Olahraga yang berbasis pada penerapan ilmu pengetahuan (sport science). Integrasi antara kesehatan, psikologi olahraga, dan manajemen prestasi diharapkan mampu mencetak atlet yang tidak hanya unggul secara fisik, namun juga memiliki kapasitas akademik dan mental yang tangguh.

Bagi sosok yang juga pernah mengabdi di Bank Sumut ini, warisan terbaik bukanlah medali emas yang pernah ia raih di masa lalu, melainkan keberhasilan dalam menumbuhkan harapan baru bagi anak-anak di Padangsidimpuan. Ia berharap kawasan tersebut menjadi titik tolak lahirnya bibit-bibit unggul yang kelak mampu mengharumkan nama Sumatera Utara hingga ke level internasional.