Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara terus memperkuat komitmennya dalam memperluas jangkauan Universal Health Coverage (UHC) demi menjamin akses pengobatan bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Kepulauan Nias. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, saat memimpin rapat koordinasi penguatan UHC di Kantor Bupati Nias Selatan pada Rabu (12/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Surya mengapresiasi capaian jaminan kesehatan di Kabupaten Nias Selatan yang kini telah menyentuh angka 98 persen dari total 373 ribu penduduk. Dari persentase tersebut, tingkat kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tercatat sebesar 84,5 persen, sebuah angka yang dinilai cukup baik namun masih memerlukan optimalisasi berkelanjutan agar manfaatnya dirasakan secara menyeluruh.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemprov Sumut telah mengalokasikan anggaran untuk membiayai iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 39 ribu warga Nias Selatan pada tahun 2025. Selain itu, program berobat gratis hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP)—yang sebelumnya sukses diinisiasi oleh Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution saat memimpin Kota Medan—kini tengah diakselerasi untuk diterapkan secara merata di seluruh wilayah Sumatera Utara.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, menyampaikan apresiasinya atas perhatian besar dari pemerintah provinsi. Selain berharap adanya bantuan kuota tambahan kepesertaan bagi warga yang belum terdaftar JKN, ia juga mengusulkan peningkatan infrastruktur kesehatan setempat. Salah satunya adalah peningkatan status puskesmas di wilayah kepulauan menjadi puskesmas rawat inap plus guna mendekatkan akses medis bagi masyarakat kepulauan.

Rapat strategis ini juga dihadiri oleh Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumut, yang siap bersinergi mengawal peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah tersebut.