PANYABUNGAN – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) resmi membuka Turnamen Bola Voli Antarpelajar tingkat SLTA sederajat se-Kabupaten Madina pada Selasa (4/8/2026). Kompetisi yang diselenggarakan di lapangan SMA Negeri 2 Plus Panyabungan ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Dispora Madina, Parlin Lubis, membuka langsung turnamen yang diikuti oleh 14 tim putra dan 5 tim putri tersebut. Turut hadir dalam pembukaan acara ini Ketua PBVSI Madina Arde Sukhri, Kepala Bidang Olahraga Wildan Nasution, serta Kepala SMAN 2 Plus Panyabungan Henri selaku tuan rumah. Kegiatan ini diproyeksikan sebagai ajang pencarian bakat atlet voli potensial di tingkat pelajar.
Dalam sambutannya, Parlin Lubis menjelaskan bahwa kolaborasi antara Pemkab Madina dan PBVSI ini bertujuan untuk memetakan bibit-bibit unggul daerah. Para pemain yang menunjukkan performa impresif selama turnamen akan diprioritaskan masuk ke dalam program pembinaan jangka panjang demi memperkuat kontingen bola voli Kabupaten Mandailing Natal di kancah yang lebih tinggi.
"Meraih gelar juara memang membanggakan, tetapi menjaga sportivitas dan menghargai lawan adalah kehormatan yang sejati. Saya meminta seluruh peserta menunjukkan karakter olahragawan yang jujur, disiplin, serta menghormati setiap keputusan wasit," ujar Parlin mengingatkan esensi persaingan yang sehat.
Tidak hanya fokus pada kompetisi, Parlin juga memotivasi para peserta agar terus mengasah kemampuan fisik mereka. Menurutnya, kebiasaan berolahraga sejak dini merupakan modal berharga bagi pelajar yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan seperti IPDN, STIN, Akpol, Akmil, maupun institusi TNI/Polri. Jalur kesamaptaan fisik seperti tes lari, renang, dan kekuatan jasmani lainnya akan jauh lebih mudah dilewati oleh siswa yang aktif berolahraga.
Ia juga menambahkan bahwa jalur prestasi kini mendapat perhatian besar dalam rekrutmen abdi negara, termasuk prestasi keagamaan seperti penghafal Al-Qur'an (hafiz/hafizah). Selain itu, menjadi seorang atlet profesional diyakini tidak akan menghambat kesempatan mengenyam pendidikan tinggi, karena prestasi olahraga dan akademik kini dapat berjalan beriringan.
Sementara itu, Ketua PBVSI Madina, Arde Sukhri, memberikan dukungan penuh dan menegaskan pihaknya akan memantau secara ketat talenta-talenta muda yang berlaga untuk direkrut ke tim daerah. Kepala SMAN 2 Plus Panyabungan, Henri, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Madina atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai lokasi penyelenggaraan turnamen tahun ini.