Lama tidak muncul di layar kaca, aktor Sandy Tumiwa kini memulai lembaran baru dalam kariernya. Mantan suami Tessa Kaunang tersebut telah dipercaya menjabat sebagai staf khusus di lingkungan Kesultanan Cirebon, sebuah posisi yang ia jalani di bawah arahan Sultan Sepuh Cirebon, Pangeran Kuda Putih.

Sandy menuturkan bahwa amanah tersebut lahir dari ketertarikannya yang mendalam terhadap sejarah dan budaya Nusantara. Proses pendalaman ini ia lakukan secara intensif selama bertahun-tahun, sejak ia memutuskan untuk menjadi mualaf pada tahun 2014. Perjalanannya melintasi berbagai pulau di Indonesia untuk berguru kepada para ulama dan mempelajari jejak sejarah Islam menjadi landasan kuat bagi dirinya dalam mengemban peran baru ini.

Lebih lanjut, ia memandang bahwa kekayaan budaya Indonesia bukan sekadar simbol estetika, melainkan aset strategis yang mampu menggerakkan ekonomi daerah jika dikelola dengan sistematis. Menurutnya, budaya merupakan ekosistem sosial yang membentuk identitas wilayah dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi penggerak ekonomi kreatif masyarakat lokal.

Saat ini, Sandy memilih untuk meninggalkan sementara hiruk-pikuk industri hiburan demi memberikan fokus penuh pada tugas barunya. Misi utamanya adalah membangun sinergi antara lembaga adat dengan pemerintah pusat, guna mewujudkan model pengembangan kebudayaan yang harmonis dan berkelanjutan di Indonesia.