Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem olahraga daerah melalui dukungan terhadap penyelenggaraan Basketball 3x3 Bhayangkara Championship. Ajang yang digelar Polda Kepulauan Riau ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus momentum penting menuju agenda basket internasional di Batam.
Kejuaraan tersebut berlangsung di Grand Batam Mall, Lubukbaja, Kamis (25/6/2026), dan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Kompetisi ini menarik partisipasi 142 tim dengan total 568 atlet dari berbagai daerah.
Amsakar menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Kepulauan Riau beserta jajaran yang telah menghadirkan turnamen tersebut. Menurutnya, kompetisi olahraga seperti ini tidak hanya mempertemukan para atlet dalam pertandingan, tetapi juga berfungsi sebagai ruang pembinaan untuk mengasah kemampuan, mental, dan pengalaman bertanding.
“Pemerintah Kota Batam memberikan apresiasi kepada Bapak Kapolda beserta jajaran yang telah menyelenggarakan Bhayangkara 3x3 Championship dengan sangat baik. Semoga kompetisi ini menjadi ruang bagi para atlet untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujar Amsakar.
Ia menilai penyelenggaraan turnamen basket 3x3 tersebut sejalan dengan arah Batam yang tengah bersiap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan olahraga berskala internasional. Salah satu agenda besar yang sedang dinantikan adalah FIBA 3x3 International yang dijadwalkan berlangsung pada 23-26 Juli 2026.
Amsakar mengungkapkan, sebanyak 32 negara telah mendaftar untuk mengikuti ajang basket internasional tersebut. Karena itu, Bhayangkara 3x3 Championship dipandang sebagai pemanasan sekaligus bukti kesiapan Batam dalam mengelola kompetisi olahraga dengan standar yang lebih luas.
“Sebanyak 32 negara telah mendaftar untuk mengikuti event basket internasional yang akan diselenggarakan di Batam. Karena itu, kejuaraan hari ini menjadi momentum yang baik sebagai langkah awal sekaligus persiapan menuju ajang berskala dunia tersebut,” katanya.
Kepada para peserta, Amsakar berpesan agar kejuaraan ini dimanfaatkan untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Ia juga menekankan pentingnya menjunjung sportivitas selama bertanding, karena nilai tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter atlet.
“Bertandinglah dengan maksimal, tunjukkan kemampuan terbaik, dan tetap junjung tinggi sportivitas,” pesannya.
Sementara itu, Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Asep Safrudin, menyebut Basketball 3x3 Bhayangkara Championship sebagai wujud dukungan Polri terhadap pembinaan olahraga, terutama cabang bola basket, di wilayah Kepulauan Riau. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda.
“Kejuaraan ini kami persembahkan untuk masyarakat Batam. Harapannya dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda, mempererat kebersamaan, serta melahirkan atlet basket yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Asep.
Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Batam, Junico, turut menilai kejuaraan tersebut sebagai dukungan nyata bagi perkembangan basket di Batam dan Kepulauan Riau. Ia mengajak masyarakat, komunitas olahraga, dan pecinta basket untuk ikut menyukseskan agenda internasional yang akan digelar bulan depan.
Menurut Junico, kesempatan menjadi tuan rumah FIBA 3x3 International merupakan kehormatan sekaligus peluang besar bagi Batam untuk menunjukkan kapasitasnya di mata dunia. Ajang itu diperkirakan akan menghadirkan tim dan pemain terbaik dari berbagai negara.
“Momentum ini menjadi kesempatan emas untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Batam mampu menjadi tuan rumah event olahraga bertaraf internasional,” tutupnya.