Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian strategisnya terhadap sektor keolahragaan nasional. Dalam konferensi pers usai pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kemenpora di Jakarta, Erick menegaskan bahwa Presiden memahami betul peran vital olahraga, baik sebagai instrumen untuk menjaga martabat bangsa di kancah internasional maupun sebagai penggerak ekonomi.

Presiden Prabowo, menurut Erick, menekankan pentingnya meninggalkan pola pembinaan olahraga jangka pendek. Fokus pemerintah kini beralih pada pelatnas jangka panjang yang sistematis untuk memastikan regenerasi atlet dan pencapaian prestasi dunia yang berkelanjutan. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat *national branding* Indonesia melalui berbagai cabang olahraga, bukan hanya sepak bola semata.

Lebih lanjut, Erick menyoroti keterkaitan antara prestasi atlet dengan pengembangan industri olahraga serta *sport tourism*. Pemerintah berkomitmen penuh mendukung ekosistem ini, termasuk melalui penetapan Kemenpora sebagai pengampu Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) sektor keolahragaan. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan standar usaha yang lebih profesional bagi para pelaku industri di Tanah Air.

Komitmen tersebut sejalan dengan capaian gemilang para atlet Indonesia di ajang internasional, seperti kesuksesan di ASEAN Para Games 2025 Thailand dan SEA Games Ke-33. Prestasi atlet-atlet dari berbagai daerah, mulai dari sektor para bulutangkis, dayung, hingga panjat tebing, menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan yang terus diprioritaskan oleh pemerintah untuk mengharumkan Merah Putih di kancah dunia.