Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, diprediksi menjadi titik konsentrasi aksi unjuk rasa oleh aliansi mahasiswa dan elemen masyarakat pada Jumat siang. Guna menjaga kondusivitas di lapangan, aparat keamanan menyiagakan ribuan personel gabungan di berbagai titik strategis.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengonfirmasi bahwa sebanyak 4.132 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek telah dikerahkan. Langkah pengamanan intensif ini disiapkan menyusul rencana aksi yang dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB.

Demonstrasi kali ini diinisiasi oleh Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat yang menghimpun Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari beberapa perguruan tinggi, di antaranya Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Trilogi, Institut STIAMI, dan Universitas Paramadina. Selain kelompok mahasiswa tersebut, Koalisi Aktivis Banten Bangkit juga dilaporkan akan bergabung dalam aksi tersebut.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, pihak kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa arus lalu lintas di sekitar lokasi unjuk rasa. Penerapan pengalihan arus ini akan diberlakukan secara situasional dengan mempertimbangkan perkembangan jumlah massa di lapangan. Masyarakat pun diimbau untuk mencari jalur alternatif demi menghindari potensi kemacetan di sekitar pusat ibu kota.