Oppo Indonesia resmi memperkenalkan jajaran produk terbarunya, yakni Reno 16 dan Reno 16F. Peluncuran ini sekaligus menandai penyesuaian harga yang cukup signifikan dibandingkan generasi sebelumnya, Reno 15 series. Berdasarkan data terbaru, kenaikan harga pada perangkat ini tercatat mencapai angka 45% hingga 56% di berbagai varian.

Sebagai ilustrasi, Oppo Reno 16 5G varian 12GB/256GB kini dipasarkan dengan harga Rp 12.999.000, yang berarti mengalami kenaikan sekitar Rp 4,7 juta dari model sebelumnya. Fenomena serupa juga terjadi pada model Reno 16F 5G, yang mengalami lonjakan harga hingga Rp 2,7 juta dibandingkan pendahulunya.

Menanggapi reaksi publik atas kenaikan harga tersebut, Product Manager Oppo Indonesia, Deni Setiawan, memaparkan bahwa terdapat kendala dalam rantai pasokan komponen global. “Kelangkaan ketersediaan memori RAM menjadi salah satu pemicu utama kenaikan biaya produksi. Selain itu, fluktuasi nilai tukar mata uang turut memberikan beban tambahan bagi struktur harga kami,” ungkap Deni.

Lebih lanjut, Oppo menegaskan bahwa peningkatan harga ini sebanding dengan nilai tambah yang diberikan kepada konsumen. Perusahaan telah melakukan investasi besar-besaran pada pengembangan desain, yang mencakup teknologi '3D pop-up planet design'. Inovasi ini memungkinkan efek visual kedalaman hingga 15 mm pada bagian belakang bodi ponsel tanpa memerlukan kacamata khusus, dengan durasi riset yang memakan waktu tiga hingga empat kali lebih lama dibanding seri sebelumnya.

Selain aspek desain, fokus utama Oppo pada Reno 16 series adalah integrasi kecerdasan buatan (AI) yang lebih mendalam. Oppo menyadari bahwa infrastruktur pendukung AI, seperti server dan pengelolaan data, memerlukan biaya operasional yang sangat tinggi. Fitur berbasis AI ini kini dihadirkan untuk mempermudah pengguna dalam penyuntingan konten media sosial dan peningkatan kualitas visual gim hingga resolusi 2K.

Deni menambahkan bahwa perusahaan tidak sekadar melakukan peningkatan spesifikasi perangkat keras, melainkan berupaya memberikan pengalaman pengguna yang lebih personal. Meski harga seri terbaru naik, Oppo memastikan bahwa kebijakan harga ini tidak akan berdampak pada model-model lama yang tetap dipasarkan sesuai dengan segmen dan basis produksi awal mereka.