Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan daya saing olahraga nasional. Dalam konferensi pers bersama Badan Komunikasi (Bakom) RI di Jakarta pada Kamis (2/7/2026), Menpora memaparkan peta jalan program prioritas yang dirancang untuk memperkuat ekosistem olahraga Tanah Air, terutama pasca arahan Presiden Prabowo Subianto.

Fokus utama pemerintah saat ini adalah mematangkan persiapan atlet jelang Asian Games 2026. Optimisme tersebut diperkuat dengan catatan prestasi impresif di sejumlah cabang olahraga. Tim panjat tebing Indonesia, misalnya, sukses menunjukkan taji di pentas dunia lewat perolehan empat medali pada ajang World Climbing Series di Krakow, Polandia.

Keberhasilan di kancah internasional tidak hanya datang dari olahraga konvensional, namun juga dari para atlet disabilitas. Nama-nama seperti Rina Marlina dalam cabang para bulutangkis dan Alvin Nomleni di ajang para atletik telah membuktikan ketangguhan mereka dengan menyabet medali emas di ASEAN Para Games 2025 Thailand. Pencapaian serupa juga diraih oleh tim dayung perahu naga serta atlet panjat tebing Ardana Cikal Damarwulan yang sukses mengharumkan nama bangsa di SEA Games 2025.

Selain meninjau langsung pembinaan atlet usia dini melalui Festival Grassroot Piala Presiden di Bantul, Menpora juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan industri olahraga dan otomotif nasional. Erick Thohir menegaskan bahwa pemerintah akan terus memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk apresiasi maupun fasilitas, demi menjaga momentum kebangkitan prestasi atlet Indonesia di panggung dunia.